Minggu, 03 Oktober 2010

Box Givi

Horrrrrreeeeee....setelah 2 tahun di Jakarta akhirnya saya kembali lagi ke kota kelahiran saya di Semarang, bisa berkumpul dengan orang tua dan adik, kebahagiaan yang tidak dapat dibeli dengan uang. Selain itu saya juga lebih mudah menyalurkan hobi motor saya....

Selama ada di Jakarta dan awal-awal berada di Semarang, saya sangat berkeinginan untuk mempunyai supermoto sampai-sampai di yamaha scorpio saya menempel velg jari2 lebar, ban lebar, setang, raiser trail, arm relay peninggi suspensi belakang. E......tiba-tiba karena iseng2 dan bosan ketika dikantor cuma buka facebook ketika gak ada kerjaan, akhirnya nyoba buka kaskus, pertama-tama cuma buka frum jokes, kemudian buka forum lain2 sampe ke forum box. Akhirnya sekarang kiblat modifikasi beralih ke motor touring yang full box


Kemudian saya mulai mencari toko box di kota semarang, baik lewat internet ataupun lewat informasi teman. Akhirnya saya menemukan toko variasi motor kita yang sepertinya lebih lengkap di bandingkan toko yang lain.
Sebelum box dipasang ada 2 perangkat yang harus dipasang terlebih dahulu sebagai dudukan ke body motor
1. Bracket
* Bracket Top Box
- Bracket Monorack (statis)harga + pasang 150rb
- Bracket Geser (bisa di geser maju mundur)
- Bracket HR (kualitasnya sangat bagus dan bisa untuk beban berat)
dari berbagai macam jenis bracket top box saya memakai bracket monorack kappa, saya memilihnya karena simple, bahannya tebal, lebih kuat dari bracket geser dan harganya terpaut jauh dari Bracket HR
* Bracket Side box
- Sb1000 berbentuk tapal kuda harga produk lokal + pasang 400rb
- Sb2000 berbentuk kotak lebih mahal
scorpio saya memakai sb1000


* Wingrack
Jika menggunakan ini kita tidak perlu bracket top box dan sidebox karena sudah mencakup keduanya tetapi harganya tipe ini mahal (sampai 2jt dan yang buatan lokal sampai 1jt)
2. Baseplate
Ini ditempelkan antara box dan bracket (sebagai adaptor) biasanya sudah include ketika kita membeli box, seperti kalau kita beli hp include charger.

Selain 2 hal diatas dalam pemasangan box juga harus ditambah perkuatan di bracket agar box kokoh, di bracket side box ditambah pelat besi setebal + - 4mm menuju ke footstep dan antar bracket side box


Dari cara penguncian box dan melepas dari baseplate ada 2 macam type yaitu monolock dan monokey, sampai saat ini saya belum tau perbedaannya, sedangkan box yang terpasang dimotor saya baik sidebox dan top boxnya untuk membuka box dari baseplate ada tombol sendiri dan pengunciannya menjadi satu dengan untuk membuka tutup box.

Top Box yang ada di motor saya adalah givi type e20 dengan kapasitas 39l, box yang paling murah (550rb) dari type givi untuk ukuran 39l . Bentuknya juga kotak pas dengan scorpio yang bodinya agak jadul

Side box saya menggunakan e26n, box ini sebenarnya untuk top box tetapi karena menurut saya keren dan harganya juga paling murah untuk tipe givi (400rb). Bahkan dengan box korea motor yang kelasnya dibawah givi pun masih dapat bersaing harganya. Tetapi ada ruginya juga karena box ini ketika dipasang agak menyusahkan karena sangat lebar. Total lebar motor menjadi 1 meter, dan jika hujan masih rembes karena peruntukannya yang bukan untuk side box. Sedangkan harga side box masih sangat mahal, type yang paling murah sepasang givi e21 saja + bracket sb1000 sampai 1.9jt dan itupun kapasitasnya sangat kecil (21l).


Ada beberapa efek negatif dari full box, seperti, tarikan dan pengendalian menjadi lebih berat karena menurut perkiraan saya 3 box sekitar 6kg, baseplate 3 box juga 6 kg, kemudian untuk bracket monorack+sb1000 mungkin sampai 6kg, sehingga total 18 kg. Kemudian juga posisi penempatan di belakang sehingga menjadi titik berat motor berpindah. Selain itu juga hambatan angin yang bertambah. Untuk scorpio yang memakai fullbox diharuskan memakai peninggi suspensi belakang agar distribusi berat tetap di tengah sehingga pengendalian masih terjaga.

Berikut penampakan motor saya ketika memakai jubah kebesarannya (full box...wkwkwkwkwk....) total cost this box modification is almost 2 million rupiah...


10 komentar:

  1. informatif sekali bro...

    kalo blh mhn ijin utk pakai page ini sbg informasi utk pemasangan Givi E 20 sbg sidebox di thread kaskus nubi di http://www.kaskus.us/showthread.php?p=447458253#post447458253

    thx before...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok gpp mas bro...malah seneng berbagi pengetahuan...

      Hapus
  2. Lam knl brother....
    Q jg pemakai givi e26, tp masih di top box ja.
    Rencana juga mo q pake side box.
    Mohon saranx donk bwt e26 klo di pake di side box tanpa memakai top box.
    BIsa
    add fb q di Agung Permadi Sindhi Part II
    ato di permadi_sindhi@yahoo.co.id

    Thanks broter,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa sih cuma ya kurang bagus aja mas Bro, klo cuma side box..pemasangannya tetep pake braket top box, buat nempelin sb 1000...

      Hapus
  3. lam kenal gan.. maaf OOT.. ganti Velg lebar pio.. yang depan perlu ganti segitiga / T gak gan.. soale takut bibir ban-nya gesekan sama shock breaker depannya.. makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. m kenal juga gan...kalo velg 2.5 R17 ban 110 cuma ganti spakbor depan aja, ganti pake punya vixion ato variasi....tapi pasnya velg 2.5 R17 pake ban 100, bentuknya bagus,kotak...

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  5. motornya keren gan.
    sayang uang ane cuma bisa buat beli bebek, pdhal pengen banget bisa punya motor batangan nd dimodif kaya punya agan.
    hehehehee...

    salam kenal ya gan :)

    BalasHapus
  6. salam knal ya gan...klo mau liat aslinya boleh ga gan???..lokasi dmn gan??...klo sempet add fb saya gan..hendr4_mampang@yahoo.co.id. tkyu

    BalasHapus
  7. cari bracket samping sb1000 dimana bos ? ini sy lg bangun pio . thx

    BalasHapus